Home » Akuntansi Dagang » Mengatur Keuangan Usaha Online di Demak

Mengatur Keuangan Usaha Online di Demak

Jul
17
2018
by : Aplikasi Excel Praktis . Posted in : Akuntansi Dagang

Saat ini semakin banyak orang memilih untuk mendapatkan toko secara online. Bukan hanya untuk saling kirim-kirim data antar perusahaan saja, media online juga dapat dijadikan sarana untuk memililki bisnis sendiri dengan memanfaatkan koneksi online. Bukan hal yang tidak mungkin, bisnis online yang digeluti memililki lebih banyak pengunjung dan customer ketimbang usaha offline. Karena jaringan luas yang dimiliki sistem online ini memungkinkan konsumen dari berbagai kota bahkan negara di seluruh dunia menjadi customer bahkan pelanggan bagi sebuah usaha online. Dengan banyaknya transaksi yang pasti terjadi di antara penjual dan customer toko online, maka besar kemungkinan terjadinya perpindahan kebiasaan dari masyarakat dalam hal berbelanja. Dari yang biasanya pergi mendatangi toko di pasar, menjadi berbelanja dengan cara yang tidak repot yaitu bertransaksi online.

Peluang tersebut tentunya menjadikan banyaknya transaksi keuangan dalam sebuah usaha online. Maka, kebutuhan aplikasi keuangan diperlukan dalam bisnis online tersebut. Karena, walaupun transaksi penjualan terjadi secara online dan perputaran uang otomatis berlangsung melalui rekening, tetap saja kesalahan dalam perhitungan antara keuntungan dan kerugian dapat terjadi. Oleh karena itu, bukan sekedar menjadi pertimbangan, tetapi juga sudah menjadi keperluan seorang pelaku toko online untuk menerapkan software keuangan demi menjaga keberlangsungan perputaran uang dan produk. Seandainya usaha online ini tidak didukung dengan aplikasi keuangan excel yang mumpuni, maka bisa saja terjadi kesalahan antara data atau jumlah produk dengan perputaran uang di rekening. Agar tidak menyulitkan para pelaku toko online, berikut kami sampaikan cara mengelola keuangan bisnis online dengan sederhana. Pada prinsipnya Mengatur Keuangan Usaha Online di Demak sama dengan kota lain. Setidaknya ada 4 hal penting yang harus dicatat oleh pemilik usaha online dalam laporan keuangan sederhana yang mereka buat.

Income Harian

Laporan keuangan yang satu ini berguna untuk mencatat seluruh pemasukan yang Anda terima setiap harinya. Baik itu dari hasil penjualan barang, komisi dari supplier, bantuan dari investor, dan lain sebagainya. Rekap semua income dengan detail, terutama untuk penjualan barang. Jangan lupa mencantumkan nama barang, harga satuan, dan besaran produk yang terjual sesuai dengan data-data yang telah Anda buat sebelumnya.

Besaran Biaya TetapYang dimaksud dengan biaya tetap adalah semua biaya yang pasti dan selalu dikeluarkan oleh pelaku usaha online setiap bulannya. Misalnya saja seperti biaya sewa hosting dan domain, biaya sewa gedung, upah pekerja, biaya listrik, biaya internet, dan lain sebagainya. Dengan adanya data biaya tetap tersebut, maka pelaku usaha online bisa memperkirakan berapa jumlah uang yang perlu dibayarkan setiap bulannya.

Jumlah Biaya Tidak Tetap

Yang ketiga yaitu biaya tidak tetap. Yang termasuk biaya variable adalah seluruh biaya yang harus dibayarkan pelaku usaha online untuk memililki produk atau jasa yang mereka pasarkan. Semisal pelaku toko online adalah reseller atau agen maka yang disebut biaya tidak tetap adalah biaya yang perlu dibayarkan pemilik bisnis online untuk mengambil stok produk. Tetapi apabila pemilik toko online memproduksi sendiri produk yang mereka pasarkan, maka yang dimaksud biaya tidak tetap adalah semua biaya yang harus dikeluarkan untuk mengerjakan proses produksi.

Jumlah Keuntungan dan Kerugian

Hal terpenting yang perlu dilakukan pemilik bisnis online dalam mengatur keuangan bisnisnya yakni mengetahui besaran Keuntungan dan Rugi usaha yang sedang mereka jalankan. Besaran Laba dan Kerugian bisa diketahui dari hasil pengurangan seluruh pendapatan yang diterima dengan jumlah biaya tetap dan biaya tidak tetap yang dibayarkan oleh pelaku toko online. Dari situ penjual dapat melihat seberapa besar prospek toko online yang sedang mereka jalankan saat ini.
Selain itu, laporan keuangan juga berfungsi sebagai bahan evaluasi pertumbuhan sebuah bisnis online. Penjual bisa melihat seberapa besar perkembangan yang bisa dicapai oleh bisnis online-nya dalam setiap bulan. Ada 4 poin penting yang harus dicatat oleh pelaku bisnis online dalam laporan keuangan yaitu: Pemasukan, Biaya tetap, Biaya tidak tetap, dan Keuntungan.

Pemasukan

Di bagian ini, penjual bisa mencatat setiap uang yang masuk ke dalam kas bisnisnya. Mulai dari hasil penjualan barang hingga uang donasi dari investor. Setiap barang yang dicatat dalam bagian
pemasukan sebaiknya dibedakan sesuai kategori yang sudah dibuat saat awal mendirikan toko online. Misalnya, jersey anak, jersey wanita, miniatur David Beckham, dan lain sebagainya. Semuanya dicatat secara detail dengan berapa item yang terjual dan berapa harga jual per item.

Biaya Tetap

Biaya tetap yaitu biaya yang pasti dan selalu dikeluarkan oleh pelaku toko online setiap bulannya. Misalnya, biaya sewa gudang untuk menaruh produk dagangan, biaya pemeliharaan situs bisnis online, upah untuk asisten (jika ada), biaya sewa internet, hingga biaya iklan di Google. Dengan adanya bagian ‘Biaya Tetap’, penjual bisa memperkirakan berapa besaran uang yang perlu disiapkan setiap bulannya.

Biaya Variable

Biaya variable yaitu biaya yang harus dibayarkan untuk memililki barang yang akan dijual. Jika pelaku usaha online merupakan seorang reseller, berarti biaya tidak tetap adalah biaya yang harus dikeluarkan untuk mengambil barang. Jika pemilik usaha online memproduksi sendiri barang yang dijual, biaya tidak tetap yaitu biaya yang harus dibayarkan untuk mendapatkan bahan dasar dari produk yang ia produksi.

Laba dan Kerugian

Agar penjual bisa melihat lebih jelas seberapa besar perkembangan bisnisnya, pemilik usaha online sebaiknya menghitung berapa Laba dan Kerugian yang ia dapatkan setiap bulannya. Laba yaitu hasil pengurangan dari income dengan jumlah semua biaya (biaya tetap ditambah biaya tidak tetap). Jika hasil pengurangannya menunjukkan angka negatif, artinya penjual mengalami Rugi sebesar angka itu.

Dari bagian Laba dan Rugi penjual bisa merefleksikan dirinya. Apakah usaha online tersebut telah berlangsung dengan sukses atau justru sedang berjalan menuju kebangkrutan. Jika jawabannya yaitu yang kedua, penjual perlu menganalisa dan mencari solusi supaya usaha online bisa berjalan lancar dan mendapatkan keuntungan. Contoh solusi yang dapat dicari dari laporan keuangan adalah mengurangi biaya tetap dengan menghilangkan biaya iklan atau dengan mengurangi gaji asisten.

Demikianlah bagaimana Mengatur Keuangan Usaha Online di Demak. Dan Aplikasi Keuangan Excel bisa menjadi solusi dalam mengelola keuangan usaha Anda. Semoga bermanfaat.

Mau berlangganan artikel ? masukan nama dan email anda

Leave a Reply

Aplikasi Excel Praktis
Jl. Raya Tajur Gg. Tanuwijaya RT 001 RW 004 Kel. Tajur Kec. Bogor Timur Kota Bogor
Phone 085814289119
Copyright © 2012