Home » Akuntansi Dagang » Mengelola Keuangan Toko Online di Gresik

Mengelola Keuangan Toko Online di Gresik

Jul
18
2018
by : Aplikasi Excel Praktis . Posted in : Akuntansi Dagang

Saat ini semakin banyak pelaku usaha memilih untuk mendapatkan bisnis secara online. Bukan sekedar untuk saling kirim-kirim data antar perusahaan saja, media internet juga bisa dijadikan sarana untuk mendapatkan toko sendiri dengan memanfaatkan jaringan internet. Bukan hal yang tidak mungkin, usaha online yang digeluti mendapatkan lebih banyak peminat dan pembeli ketimbang toko offline. Karena jaringan luas yang dimiliki sistem internet ini memungkinkan konsumen dari berbagai kota bahkan negara di seluruh dunia menjadi customer bahkan reseller bagi sebuah usaha online. Dengan banyaknya transaksi yang pasti terjadi di antara penjual dan pembeli toko online, maka besar kemungkinan terjadinya perpindahan kebiasaan dari orang dalam hal bertransaksi. Dari yang biasanya pergi mendatangi bisnis di pasar, menjadi bertransaksi dengan cara yang tidak repot yaitu berbelanja online.

Peluang tersebut tentunya menjadikan banyaknya transaksi penjualan dalam sebuah toko online. Maka, kebutuhan software keuangan dibutuhkan dalam toko online tersebut. Karena, walaupun transaksi penjualan terjadi dengan cara online dan perputaran uang otomatis berjalan melalui bank, tetap saja kesalahan dalam perhitungan antara keuntungan dan kerugian bisa terjadi. Oleh karena itu, bukan sekedar menjadi pertimbangan, tetapi juga sudah menjadi keharusan seorang pemilik usaha online untuk mengaplikasikan software penjualan excel demi menjaga keberlangsungan perputaran uang dan produk. Seandainya usaha online ini tidak didukung dengan software keuangan yang mumpuni, maka dapat saja terjadi kekeliruan antara data atau jumlah produk dengan perputaran uang di bank. Agar tidak menyulitkan para pemilik toko online, berikut kami terangkan cara mengelola keuangan usaha online dengan sederhana. Pada prinsipnya Mengelola Keuangan Toko Online di Gresik sama dengan wilayah lain. Paling tidak ada empat hal penting yang harus dicatat oleh pelaku usaha online dalam laporan keuangan sederhana yang mereka buat.

Pemasukan Harian

Laporan keuangan yang satu ini berfungsi untuk mencatat semua income yang Kamu terima setiap harinya. Baik itu dari hasil penjualan barang, komisi dari distributor, bantuan dari pemodal, dan lain sebagainya. Catat seluruh pendapatan dengan rinci, terutama untuk penjualan barang. Jangan lupa mencantumkan nama produk, harga satuan, dan jumlah barang yang terjual sesuai dengan data-data yang sudah Kamu buat sebelumnya.

Jumlah Biaya TetapYang dimaksud dengan biaya tetap merupakan seluruh biaya yang pasti dan selalu dikeluarkan oleh pemilik bisnis online setiap bulannya. Misalnya saja seperti biaya sewa hosting dan domain, biaya sewa gedung, upah pekerja, biaya listrik, biaya pulsa, dan lain sebagainya. Dengan adanya data biaya tetap tersebut, maka pelaku bisnis online dapat memperkirakan berapa besaran uang yang perlu dikeluarkan setiap bulannya.

Jumlah Biaya Tidak Tetap

Yang ketiga adalah biaya variable. Yang termasuk biaya tidak tetap merupakan semua biaya yang harus dibayarkan pemilik bisnis online untuk mendapatkan produk atau jasa yang mereka pasarkan. Semisal pemilik usaha online adalah reseller atau agen maka yang disebut biaya tidak tetap adalah biaya yang harus dibayarkan pelaku usaha online untuk mengambil stok barang. Namun apabila pemilik usaha online memproduksi sendiri barang yang mereka jual, maka yang dikatakan biaya tidak tetap yaitu semua biaya yang perlu dibayarkan untuk mengerjakan proses produksi.

Besaran Laba dan Kerugian

Hal terpenting yang harus dilakukan pemilik bisnis online dalam mengatur keuangan tokonya yaitu mengetahui besaran Laba dan Kerugian usaha yang sedang mereka jalankan. Jumlah Laba dan Kerugian dapat dilihat dari hasil pengurangan semua pendapatan yang diterima dengan jumlah biaya tetap dan biaya variable yang dikeluarkan oleh pemilik toko online. Dari situ penjual dapat mengetahui seberapa besar prospek toko online yang sedang mereka jalankan saat ini.
Selain itu, laporan keuangan juga berfungsi sebagai bahan evaluasi pertumbuhan sebuah usaha online. Penjual bisa melihat seberapa besar perkembangan yang dapat dicapai oleh toko online-nya dalam setiap bulan. Ada 4 poin penting yang perlu ditulis oleh pelaku bisnis online dalam laporan keuangan yakni: Income, Biaya tetap, Biaya tidak tetap, dan Keuntungan.

Income

Di bagian ini, penjual dapat mencatat setiap uang yang masuk ke dalam kas bisnisnya. Mulai dari hasil penjualan barang hingga uang donasi dari investor. Setiap produk yang ditulis dalam bagian
income sebaiknya dibedakan sesuai kategori yang telah dibuat saat awal mendirikan usaha online. Misalnya, jersey anak, jersey wanita, miniatur David Beckham, dan lain sebagainya. Seluruhnya dicatat secara rinci dengan berapa item yang terjual dan berapa harga jual per item.

Biaya Tetap

Biaya tetap yaitu biaya yang pasti dan selalu dikeluarkan oleh pelaku usaha online setiap bulannya. Misalnya, biaya sewa gudang untuk menaruh barang dagangan, biaya pemeliharaan situs usaha online, upah untuk asisten (jika ada), biaya sewa internet, hingga biaya iklan di Google. Dengan adanya bagian ‘Biaya Tetap’, penjual dapat memperkirakan berapa besaran uang yang perlu disiapkan setiap bulannya.

Biaya Variable

Biaya tidak tetap merupakan biaya yang harus dikeluarkan untuk memililki produk yang akan dijual. Jika pelaku bisnis online yaitu seorang reseller, berarti biaya tidak tetap merupakan biaya yang perlu dibayarkan untuk mengambil barang. Jika pemilik usaha online memproduksi sendiri produk yang dijual, biaya tidak tetap yaitu biaya yang perlu dibayarkan untuk mendapatkan bahan dasar dari produk yang ia produksi.

Laba dan Kerugian

Agar penjual bisa mengetahui lebih jelas seberapa besar perkembangan bisnisnya, pelaku toko online sebaiknya menghitung berapa Keuntungan dan Rugi yang ia dapatkan setiap bulannya. Laba merupakan hasil pengurangan dari income dengan jumlah semua biaya (biaya tetap ditambah biaya tidak tetap). Jika hasil pengurangannya menunjukkan angka negatif, artinya penjual mengalami Kerugian sebesar angka itu.

Dari bagian Laba dan Kerugian penjual bisa merefleksikan dirinya. Apakah bisnis online tersebut telah berlangsung dengan sukses atau justru sedang berlangsung menuju kebangkrutan. Jika jawabannya adalah yang kedua, penjual perlu menganalisa dan mencari solusi supaya bisnis online dapat berlangsung lancar dan memililki keuntungan. Contoh solusi yang bisa dicari dari laporan keuangan adalah mengurangi biaya tetap dengan menghilangkan biaya iklan atau dengan mengurangi gaji asisten.

Demikianlah bagaimana Mengelola Keuangan Toko Online di Gresik. Dan Aplikasi Keuangan Excel bisa menjadi solusi dalam mengelola keuangan usaha Anda. Semoga bermanfaat.

Mau berlangganan artikel ? masukan nama dan email anda

Leave a Reply

Aplikasi Excel Praktis
Jl. Raya Tajur Gg. Tanuwijaya RT 001 RW 004 Kel. Tajur Kec. Bogor Timur Kota Bogor
Phone 085814289119
Copyright © 2012