Home » Akuntansi Dagang » Mengelola Keuangan Usaha Online di Pasuruan

Mengelola Keuangan Usaha Online di Pasuruan

Jul
16
2018
by : Aplikasi Excel Praktis . Posted in : Akuntansi Dagang

Saat ini semakin banyak pelaku usaha memilih untuk memililki toko secara online. Bukan sekedar untuk saling kirim-kirim data antar perusahaan saja, media internet juga bisa dijadikan sarana untuk memililki bisnis sendiri dengan memanfaatkan jaringan online. Bukan hal yang tidak mungkin, toko online yang digeluti memililki lebih banyak pengunjung dan customer daripada toko offline. Karena koneksi luas yang dimiliki sistem online ini memungkinkan masyarakat dari berbagai kota bahkan negara di seluruh dunia menjadi customer bahkan reseller bagi sebuah toko online. Dengan banyaknya transaksi yang pasti terjadi di antara penjual dan pembeli toko online, maka besar kemungkinan terjadinya perpindahan kebiasaan dari masyarakat dalam hal bertransaksi. Dari yang biasanya pergi mendatangi bisnis di pasar, menjadi berbelanja dengan cara yang praktis yaitu berbelanja online.

Peluang tersebut tentunya menjadikan banyaknya transaksi penjualan dalam sebuah usaha online. Maka, kebutuhan aplikasi keuangan diperlukan dalam toko online tersebut. Karena, walaupun transaksi keuangan terjadi dengan cara online dan perputaran modal otomatis berjalan melalui rekening, tetap saja kekeliruan dalam perhitungan antara laba dan rugi bisa terjadi. Oleh karena itu, bukan hanya menjadi pertimbangan, tetapi juga sudah menjadi keperluan seorang pelaku toko online untuk mengaplikasikan aplikasi penjualan demi mengontrol keberlangsungan perputaran modal dan barang. Seandainya usaha online ini tidak didukung dengan aplikasi penjualan excel yang baik, maka dapat saja terjadi kesalahan antara data atau besaran barang dengan perputaran modal di rekening. Agar tidak menyulitkan para pemilik usaha online, berikut kami sampaikan cara mengatur keuangan toko online dengan sederhana. Pada prinsipnya Mengelola Keuangan Usaha Online di Pasuruan sama dengan wilayah lain. Setidaknya ada empat poin penting yang perlu ditulis oleh pemilik toko online dalam laporan keuangan sederhana yang mereka buat.

Pendapatan Harian

Laporan keuangan yang satu ini berfungsi untuk merekap seluruh pendapatan yang Kamu terima setiap harinya. Baik itu dari hasil penjualan barang, komisi dari produsen, bantuan dari investor, dan lain sebagainya. Rekap semua income dengan rinci, terutama untuk penjualan produk. Jangan lupa mencantumkan nama produk, harga satuan, dan jumlah produk yang terjual sesuai dengan data-data yang sudah Anda buat sebelumnya.

Jumlah Biaya TetapYang dimaksud dengan biaya tetap merupakan semua biaya yang pasti dan selalu dikeluarkan oleh pemilik usaha online setiap bulannya. Misalnya saja seperti biaya sewa hosting dan domain, biaya sewa gedung, gaji pekerja, biaya listrik, biaya pulsa, dan lain sebagainya. Dengan adanya data biaya tetap tersebut, maka pelaku bisnis online dapat merencanakan berapa besaran uang yang perlu dikeluarkan setiap bulannya.

Jumlah Biaya Variable

Yang ketiga adalah biaya variable. Yang termasuk biaya tidak tetap yaitu semua biaya yang harus dibayarkan pelaku bisnis online untuk memililki barang atau jasa yang mereka jual. Semisal pemilik bisnis online adalah reseller atau agen maka yang dikatakan biaya tidak tetap adalah biaya yang harus dikeluarkan pemilik usaha online untuk mengambil stok produk. Namun jika pemilik bisnis online membuat sendiri produk yang mereka jual, maka yang dimaksud biaya variable merupakan seluruh biaya yang harus dibayarkan untuk melakukan proses produksi.

Jumlah Keuntungan dan Rugi

Poin terpenting yang harus dilakukan pelaku toko online dalam mengelola keuangan tokonya yaitu mengetahui besaran Laba dan Rugi bisnis yang sedang mereka jalankan. Jumlah Laba dan Kerugian dapat dilihat dari hasil pengurangan seluruh income yang diterima dengan jumlah biaya tetap dan biaya variable yang dikeluarkan oleh pelaku bisnis online. Dari situ penjual bisa mengetahui seberapa besar prospek usaha online yang sedang mereka jalankan saat ini.
Selain itu, laporan keuangan juga berfungsi sebagai bahan evaluasi pertumbuhan sebuah bisnis online. Penjual dapat mengetahui seberapa besar perkembangan yang bisa dicapai oleh usaha online-nya dalam setiap bulan. Ada 4 hal penting yang harus dicatat oleh pemilik toko online dalam laporan keuangan yakni: Pemasukan, Biaya tetap, Biaya tidak tetap, dan Keuntungan.

Pemasukan

Di bagian ini, penjual bisa mencatat setiap uang yang masuk ke dalam kas usahanya. Mulai dari hasil penjualan produk hingga uang bantuan dari pemodal. Setiap produk yang dicatat dalam bagian
income sebaiknya dibedakan sesuai kategori yang telah dibuat saat awal mendirikan bisnis online. Misalnya, jersey anak, jersey wanita, miniatur David Beckham, dan lain sebagainya. Seluruhnya dicatat secara detail dengan berapa item yang terjual dan berapa harga jual per item.

Biaya Tetap

Biaya tetap adalah biaya yang pasti dan selalu dikeluarkan oleh pemilik toko online setiap bulannya. Misalnya, biaya sewa gudang untuk menaruh produk dagangan, biaya pemeliharaan situs usaha online, gaji untuk asisten (jika ada), biaya sewa internet, hingga biaya iklan di Google. Dengan adanya bagian ‘Biaya Tetap’, penjual bisa memperkirakan berapa jumlah uang yang harus disiapkan setiap bulannya.

Biaya Variable

Biaya tidak tetap yaitu biaya yang harus dibayarkan untuk memililki produk yang akan dijual. Jika pelaku toko online yaitu seorang reseller, berarti biaya tidak tetap adalah biaya yang harus dibayarkan untuk mengambil produk. Jika pelaku usaha online memproduksi sendiri produk yang dijual, biaya variable yaitu biaya yang perlu dikeluarkan untuk mendapatkan bahan dasar dari barang yang ia produksi.

Keuntungan dan Rugi

Agar penjual dapat mengetahui lebih jelas seberapa besar perkembangan usahanya, pemilik usaha online sebaiknya menghitung berapa Laba dan Kerugian yang ia dapatkan setiap bulannya. Laba adalah hasil pengurangan dari pemasukan dengan jumlah seluruh biaya (biaya tetap ditambah biaya tidak tetap). Jika hasil pengurangannya menunjukkan angka negatif, artinya penjual mengalami Rugi sebesar angka itu.

Dari bagian Laba dan Kerugian penjual bisa merefleksikan dirinya. Apakah toko online tersebut telah berjalan dengan sukses atau justru sedang berlangsung menuju kebangkrutan. Jika jawabannya yaitu yang kedua, penjual perlu menganalisa dan mencari solusi supaya usaha online bisa berlangsung lancar dan memililki keuntungan. Contoh solusi yang dapat dicari dari laporan keuangan adalah mengurangi biaya tetap dengan menghilangkan biaya iklan atau dengan mengurangi upah asisten.

Demikianlah bagaimana Mengelola Keuangan Usaha Online di Pasuruan. Dan Aplikasi Keuangan Excel bisa menjadi solusi dalam mengelola keuangan usaha Anda. Semoga bermanfaat.

Mau berlangganan artikel ? masukan nama dan email anda

Leave a Reply

Aplikasi Excel Praktis
Jl. Raya Tajur Gg. Tanuwijaya RT 001 RW 004 Kel. Tajur Kec. Bogor Timur Kota Bogor
Phone 085814289119
Copyright © 2012