Home » Akuntansi Dagang » Mengelola Keuangan Usaha Online di Sukoharjo

Mengelola Keuangan Usaha Online di Sukoharjo

Jul
19
2018
by : Aplikasi Excel Praktis . Posted in : Akuntansi Dagang

Saat ini semakin banyak pelaku usaha memilih untuk mendapatkan toko secara online. Bukan sekedar untuk saling kirim-kirim data antar perusahaan saja, media online juga dapat dijadikan sarana untuk memililki toko sendiri dengan memanfaatkan koneksi online. Bukan hal yang tidak mungkin, usaha online yang digeluti mendapatkan lebih banyak pengunjung dan pembeli daripada bisnis offline. Karena jaringan luas yang dimiliki sistem online ini memungkinkan konsumen dari berbagai daerah bahkan negara di seluruh dunia menjadi customer bahkan reseller bagi sebuah toko online. Dengan banyaknya transaksi yang pasti terjadi di antara penjual dan pembeli toko online, maka besar kemungkinan terjadinya perpindahan kebiasaan dari konsumen dalam hal bertransaksi. Dari yang biasanya pergi mendatangi bisnis di pasar, menjadi berbelanja dengan cara yang mudah yaitu berbelanja online.

Peluang tersebut tentunya menjadikan banyaknya transaksi keuangan dalam sebuah bisnis online. Maka, kebutuhan aplikasi penjualan dibutuhkan dalam usaha online tersebut. Karena, walaupun transaksi penjualan terjadi secara online dan perputaran uang otomatis berjalan melalui rekening, tetap saja kesalahan dalam perhitungan antara keuntungan dan kerugian dapat terjadi. Oleh karena itu, bukan hanya menjadi pertimbangan, tetapi juga sudah menjadi keperluan seorang pelaku usaha online untuk mengaplikasikan aplikasi keuangan demi menjaga keberlangsungan perputaran modal dan produk. Seandainya usaha online ini tidak didukung dengan software penjualan yang bagus, maka bisa saja terjadi kekeliruan antara data atau jumlah produk dengan perputaran modal di bank. Agar tidak menyulitkan para pemilik toko online, berikut kami terangkan cara mengatur keuangan bisnis online dengan sederhana. Pada prinsipnya Mengelola Keuangan Usaha Online di Sukoharjo sama dengan wilayah lain. Setidaknya ada empat poin penting yang harus dicatat oleh pelaku bisnis online dalam laporan keuangan sederhana yang mereka buat.

Income Harian

Laporan keuangan yang satu ini berfungsi untuk mencatat seluruh income yang Kamu terima setiap harinya. Baik itu dari hasil penjualan produk, komisi dari supplier, bantuan dari pemodal, dan lain sebagainya. Catat seluruh income dengan lengkap, terutama untuk penjualan produk. Jangan lupa mencantumkan nama barang, harga satuan, dan jumlah barang yang terjual sesuai dengan data-data yang sudah Kamu buat sebelumnya.

Besaran Biaya TetapYang dimaksud dengan biaya tetap merupakan semua biaya yang pasti dan selalu dikeluarkan oleh pemilik bisnis online setiap bulannya. Misalnya saja seperti biaya sewa hosting dan domain, biaya sewa gedung, gaji pegawai, biaya listrik, biaya internet, dan lain sebagainya. Dengan adanya data biaya tetap tersebut, maka pelaku usaha online bisa memprediksi berapa besaran modal yang perlu dikeluarkan setiap bulannya.

Jumlah Biaya Variable

Yang ketiga adalah biaya variable. Yang termasuk biaya variable adalah seluruh biaya yang harus dibayarkan pemilik usaha online untuk memililki produk atau jasa yang mereka jual. Semisal pelaku toko online adalah reseller atau agen maka yang dimaksud biaya tidak tetap adalah biaya yang perlu dibayarkan pemilik bisnis online untuk mengambil stok barang. Namun jika pelaku toko online memproduksi sendiri produk yang mereka jual, maka yang dimaksud biaya variable merupakan seluruh biaya yang perlu dikeluarkan untuk melakukan proses produksi.

Besaran Laba dan Kerugian

Poin terpenting yang perlu dilakukan pelaku toko online dalam mengatur keuangan usahanya yaitu mengetahui jumlah Keuntungan dan Kerugian usaha yang sedang mereka jalankan. Jumlah Keuntungan dan Rugi dapat dilihat dari hasil pengurangan semua pemasukan yang diterima dengan jumlah biaya tetap dan biaya variable yang dibayarkan oleh pelaku usaha online. Dari situ penjual bisa mengetahui seberapa besar prospek bisnis online yang sedang mereka jalankan saat ini.
Selain itu, laporan keuangan juga berfungsi sebagai bahan evaluasi pertumbuhan sebuah toko online. Penjual bisa mengetahui seberapa besar perkembangan yang bisa dicapai oleh bisnis online-nya dalam setiap bulan. Ada 4 poin penting yang harus ditulis oleh pemilik bisnis online dalam laporan keuangan yakni: Pendapatan, Biaya tetap, Biaya variable, dan Keuntungan.

Pemasukan

Di bagian ini, penjual dapat mencatat setiap uang yang masuk ke dalam kas tokonya. Mulai dari hasil penjualan barang hingga uang donasi dari investor. Setiap barang yang dicatat dalam bagian
income sebaiknya dibedakan sesuai kategori yang telah dibuat saat awal mendirikan bisnis online. Misalnya, jersey anak, jersey wanita, miniatur David Beckham, dan lain sebagainya. Semuanya dicatat secara lengkap dengan berapa item yang terjual dan berapa harga jual per item.

Biaya Tetap

Biaya tetap merupakan biaya yang pasti dan selalu dikeluarkan oleh pemilik usaha online setiap bulannya. Misalnya, biaya sewa gudang untuk menaruh barang dagangan, biaya pemeliharaan situs toko online, upah untuk asisten (jika ada), biaya sewa internet, hingga biaya iklan di Google. Dengan adanya bagian ‘Biaya Tetap’, penjual bisa memperkirakan berapa jumlah uang yang harus disiapkan setiap bulannya.

Biaya Tidak Tetap

Biaya variable adalah biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan barang yang akan dijual. Jika pemilik toko online merupakan seorang reseller, berarti biaya variable adalah biaya yang harus dikeluarkan untuk mengambil barang. Jika pemilik usaha online memproduksi sendiri produk yang dijual, biaya tidak tetap yaitu biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan bahan dasar dari produk yang ia produksi.

Keuntungan dan Kerugian

Supaya penjual bisa melihat lebih jelas seberapa besar perkembangan bisnisnya, pemilik usaha online sebaiknya menghitung berapa Laba dan Kerugian yang ia dapatkan setiap bulannya. Laba yaitu hasil pengurangan dari pendapatan dengan jumlah semua biaya (biaya tetap ditambah biaya variable). Jika hasil pengurangannya menunjukkan angka negatif, artinya penjual mengalami Kerugian sebesar angka itu.

Dari bagian Laba dan Rugi penjual dapat merefleksikan dirinya. Apakah toko online tersebut telah berjalan dengan sukses atau justru sedang berjalan menuju kebangkrutan. Jika jawabannya yaitu yang kedua, penjual perlu menganalisa dan mencari solusi supaya usaha online bisa berjalan lancar dan memililki keuntungan. Contoh solusi yang bisa dicari dari laporan keuangan adalah mengurangi biaya tetap dengan menghilangkan biaya iklan atau dengan mengurangi upah asisten.

Demikianlah bagaimana Mengelola Keuangan Usaha Online di Sukoharjo. Dan Aplikasi Keuangan Excel bisa menjadi solusi dalam mengelola keuangan usaha Anda. Semoga bermanfaat.

Mau berlangganan artikel ? masukan nama dan email anda

Leave a Reply

Aplikasi Excel Praktis
Jl. Raya Tajur Gg. Tanuwijaya RT 001 RW 004 Kel. Tajur Kec. Bogor Timur Kota Bogor
Phone 085814289119
Copyright © 2012